Bersiap Hadapi Resesi

BERSIAP HADAPI RESESI

Era digital menghampiri kita sejak 10 tahun terakhir. Dan sekarang kita memasuki era 4.0 yang mana usaha kecil hingga besar terkena dampaknya dimana masing-masing harus segera memilih, ikuti trennya atau mati tenggelam karena perubahan ini…

Usaha besar kebanyakan memilih untuk menyambut kehadiran perubahan dan segera beradaptasi mengikuti dan tak jarang menyambutnya dengan baik untuk menghindari atau bahkan memperkuat posisinya di kancah ekonomi… Terlebih saat ini kita berlangsung pandemi Covid-19 cukup lama maka kita akan di hadapkan dengan bayangan resesi yang ada didepan mata, sulit rasanya kita untuk dapat menghindar.

Jika usaha besar dapat dengan mudah mengadopsi berbagai teknologi yang masuk demi menghadapi resesi ekonomi, bagaimana dengan usaha kecil? Apakah usaha kecil juga harus mengadopsi pendekatan yang sama?

Berikut Ulasan Tips & Trik Persiapan Menghadapi Resesi Ekonomi yang di dapat dari beberapa sumber.

  1. Fokus pada Inti Persaingan

Kita dituntut untuk dapat menemukan keunikan diantara pasar-pasar ekonomi yang ada. Saat skala bisnis kecil terlebih mirip dengan konsep yang lain, usaha kecil perlu menemukan value proposition lain yang unik. Usaha kecil perlu memikirkan dengan matang pangsa pasar, target dan senantiasa merevisi sehingga dapat terus menjadi industri yang up to date.

  1. Kembangkan dan Terapkan Strategi untuk Memenangkan Kompetisi

Tidak ada yang salah dengan mempelajari kompetitor. Tidak ada yang salah dengan belajar dari kompetitor. Belajar bukan berarti meniru atau mencontoh apa yang dimiliki kompetitor, tetapi lebih ke mencari kelemahan dan kekurangan kompetitor melalui pelanggannya.

Kompetisi tidak selamanya jelek. Memata-matai kompetitor bukan berarti untuk meniru. Menjadi pelanggan mereka juga jadi salah satu cara untuk menemukan sisi-sisi baru yang bisa kita jadikan peluang untuk usaha kecil yang kita miliki.

  1. Manfaatkan Pelanggan Anda Saat Ini

Membentuk strategi untuk bertahan atau bahkan melewati masa resesi ekonomi dimasa yang akan datang bagaimana kita dapat menjaga hubungan dengan pelanggan yang sudah ada. kita hendaknnya dapat memberikan kepuasaan kepada pelanggan kita sehingga mereka dapat lebih loyal lagi dengan kita.

  1. Marketing Harus Selalu Ada

Jika Anda berfikir bahwa usaha kecil tidak perlu marketing, maka Anda salah. Marketing bukan hanya untuk mereka dengan usaha besar. Jelas, budget dan penempatannya juga harus dipikirkan. Tidak semua marketing harus punya budget besar. Tidak semua marketing harus habis – habisan jika bisa dikemas dengan baik.

Marketing juga tidak selamanya tentang promo dan penawaran produk. Tetapi tentang bagaimana pelanggan baik itu yang sudah ada atau baru dapat dengan mudah menemukan produk kita.

  1. Tinjau kembali proses bisnis

Jika dalam usaha besar ada tim yang senantiasa bergerak untuk menemukan strategi dilihat bagaimana reaksi pelanggan terhadap hal baru tersebut. Revisi jika ternyata hasil yang diberikan tidak begitu baik. Lakukan berbagai eksperimen. Dan perhatikan mana yang perlu ditambahkan, disimpan, dan dibuang.

  1. Membuka Wawasan dan Jaringan untuk peluang-peluang baru

Membuka wawasan dengan aktif dalam sebuah organisasi yang sama dengan bidang kita, seperti bidang transportasi maka bergabunglah ke dalam organisasi pengusaha rental mobil daerah (Asperda Indonesia). Ini juga salah Perluasan jaringan pasar, kita bisa membuka pasar baru atau cabang baru di tempat lain tanpa harus mengeluarkan modal yang besar, karena dapat mengoptimalkan jaringan dari organisasi, sehingga bisa membuat usaha bisa bertahan dan mengambil peluang baru di tengah resesi ekonomi.

Itu dia beberapa tips dan trik yang harus disiapkan oleh usaha kecil dalam menghadapi krisis ekonomi di masa depan.
Terima kasih, salam kompak Humas Asperda Indonesia

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *